User Profile

Hiki Locked account

hiki@bookrastinating.com

Joined 1 month, 3 weeks ago

I just want to keep track of my reading progress. Don't want to compete with others who can read the most books.

This link opens in a pop-up window

Hiki's books

To Read (View all 5)

Currently Reading

2026 Reading Goal

13% complete! Hiki has read 4 of 30 books.

Aoko Matsuda: Where the Wild Ladies Are (Paperback, Indonesian language, 2022, Penerbit Haru)

17 cerita pendek dengan tema 'Yokai' yang menarik

Buku ini adalah kumpulan 17 kisah dari Matsuda Aoko dengan tema 'Yokai' (atau hal-hal gaib di Jepang) yang menurut saya menarik. Beberapa kisah saling tersambung, walau ada pula kisah yang rasanya sedikit kecewa karena harus selesai dengan akhir cerita yang tak jelas atau flat. Namun secara keseluruhan, rasanya pantas jika buku ini mendapatkan beberapa penghargaan.

Honobu Yonezawa: Credit Roll of The Fool (Paperback, Indonesian language, 2018, Penerbit Haru)

Hyouka: edisi 2 review

Dari buku kedua ini, saya menyimpulkan bahwa "Hyouka" jauh lebih menarik dalam bentuk novel dibandingkan dengan Anime-nya. Di buku kedua ini banyak detail-detail yang menarik yang luput dari anime, terutama di bagian penutup.

reviewed Orang Pertama Tunggal by Haruki Murakami

Haruki Murakami: Orang Pertama Tunggal (Paperback, Indonesian language, 2023, Kepustakaan Populer Gramedia)

Orang Pertama Tunggal: sebuah review

Buku ini merupakan buku kumpulan cerita pendek kedua dari Murakami-sensei yang saya baca. Tak seperti "Blind Willow, Sleeping Woman", gaya penulisan Murakami-sensei di buku ini terasa lebih matang. Cerita favorit saya dalam buku ini adalah kisah orang pertama yang bertemu serta mengobrol-ngobrol dengan monyet saat menginap di penginapan, yang rasanya tersambung pada cerita pendek "Shinagawa Monkey" di buku "Blind Willow, Sleeping Woman."

A. Helwa: Secrets of Divine Love (Paperback, Indonesian language, 2022, Elex Media Komputindo)

Life-changing!

Sebelum membaca buku ini, saya adalah seorang muslim yang merasa putus asa akan hidup, bahkan sampai pada tahap meragukan akan adanya Tuhan. Namun, saat membaca buku ini, semuanya berubah. Dari bab awal hingga akhir, saya mendapatkan perspektif baru akan cinta serta kasih sayang Tuhan kepada diri saya, serta bagian-bagian lain yang penting dalam Islam. Pintu keraguan saya pun tertutup, dan pintu-pintu lain mengenai Tuhan serta Islam pun terbuka lebar. Saya berterimakasih banyak kepada penulis yang memberikan perspektif menarik kepada diri saya, dan karenanya pula saya ingin membaca buku-buku lain dengan tema serupa.

Haruki Murakami: Blind Willow, Sleeping Woman (2007, Vintage)

From the bestselling author of Kafka on the Shore and The Wind-up Bird Chronicles comes …

Kumpulan cerita pendek dari Haruki Murakami

Buku yang sudah saya baca berulang kali dan tetap tak bosan dibuatnya.

Beberapa cerita pendek di dalam buku ini ada yang menarik (bahkan ceritanya dimasukkan ke dalam novel), dan ada pula yang menurutku kurang menarik. Lalu, di bagian pengantar buku ini juga menjelaskan mengapa Murakami-sensei menulis cerita pendek.

Cerita pendek yang saya suka pada buku ini: The Birthday Girl.

Haruki Murakami: Novelis Sebagai Panggilan Hidup (Paperback, Indonesian language, 2025, Kepustakaan Populer Gramedia)

Biografi kedua dari Haruki Murakami yang kubaca

Ini adalah biografi kedua dari Haruki Murakami yang kubaca setelah buku "What I Talk About When I Talk About Running."

Dibandingkan dengan biografi Murakami-sensei yang kubaca sebelumnya, buku ini terasa jauh lebih berkesan. Gaya tulisannya terasa tak ada maksud untuk menggurui pembacanya, namun dikemas menarik dan tentunya menginspirasi. Selain menarik, di buku ini juga mengisahkan bagaimana perjalanan Mukarami-sensei sebagai penulis, kehidupannya sehari-hari, kebiasaannya, hingga kisah ia merantau ke Amerika Serikat.

5 Stars!

Kim Suhyun: Nyaman Tanpa Beban (Paperback, Indonesian language, 2020, Elex Media Komputido)

Karya kedua Kim Suhyun yang kubaca

Setelah membaca buku sang penulis dengan judul "Hidup Apa Adanya", kali ini saya melanjutkan baca buku ini.

Buku yang menurutku sangat menarik, bahkan sangat cocok bagi mereka yang memasuki usia pertengahan 20 hingga 30-an. Kisah-kisah serta nasihat Kim Suhyun sangatlah relate dengan pemuda-pemudi yang sedang mengalami masa-masa sulit dalam kehidupan. Nasihat Kim Suhyun menurutku terasa seperti teman dekat yang suportif, yang seakan-akan berkata kepada pembaca "hidup ini memang sulit, namun kalau itu yang kaumau, aku akan mendukungmu". Seperti itulah apa yang saya rasakan.

Yoo Eun-Jung: Hargai Diri Sendiri dan Berhentilah Tersakiti (Paperback, Indonesian language, 2016, Gramedia Pustaka Utama)

Kesan saya setelah membaca buku ini

Buku ini saya dapatkan secara tak sengaja saat mengunjungi perpustakaan umum.

Buku ini sebetulnya menarik. Ada bagian dimana saya terhibur dengan nasihatnya. Namun ada pula bagian-bagian dalam buku ini yang membuat saya merasa "wah, apa yang dikatakan penulis tidak bisa diterapkan karena tidak relate dengan kehidupan saya." Selain itu, buku ini menurutku bukanlah buku yang hanya dapat dibaca sekali agar paham akan nasihat sang penulis.

reviewed Hyouka by Honobu Yonezawa (Hyouka, #1)

Honobu Yonezawa: Hyouka (Paperback, Indonesian language, 2017, Penerbit Haru)

Hyouka: edisi 1 review

Setelah beberapa tahun buku ini menghiasi rak buku saya, akhirnya buku ini saya baca juga.

Sebelum saya membaca buku ini, saya telah menonton animenya dengan judul yang sama, hingga selesai (atau pada bagian "The Doll that Took a Detour").

Di seri pertama ini menurut saya tidak begitu spesial, ceritanya mirip dengan anime-nya, dengan sedikit sentuhan detail-detail kecil yang tak tampak di anime.

Walau begitu, saya akan membaca volume selanjutnya.

Tsuboi, Sakae: Twenty-four Eyes (Tuttle Classics of Japanese Literature) (Paperback, 2007, Tuttle Publishing)

Lebih baik daripada filmnya

Sebelum saya membaca buku ini, saya telah menonton filmnya sebelumnya (dengan judul yang sama, yang dirilis pada tahun 1950-an), jadi saya penasaran apakah ceritanya bakal sama persis seperti film atau tidak.

Setelah membacanya, saya bisa bilang kalau bukunya jauh lebih baik dibandingkan filmnya (bukan berarti filmnya buruk, loh). Suasana pada masa sebelum, saat Perang Dunia Kedua, hingga masa setelah perang ditulis dengan sangat detail di sini. Membuat saya, sebagai pembaca ikut merasakan seberapa kerasnya kehidupan pada masa-masa tersebut.

Natsume Soseki: Hari ke-210 (Paperback, Indonesian language, 2022, Odise Publishing)

Hari Ke-210 review

Karya Natsume Soseki ini tak sengaja saya temukan di perpustakaan umum.

Ceritanya cukup menarik, dan dapat dibaca dalam waktu beberapa jam saja. Saya tak menyangka Soseki-sensei membuat novel pendek seperti ini.

Inti dari buku ini adalah: jangan pernah melawan kuasa alam, apalagi ketika ia sedang murka, walau temanmu bersikeras ingin melawan serta menaklukannya.

Fumio Sasaki: Goodbye, things (2017)

"Fumio Sasaki is not an enlightened minimalism expert or organizing guru like Marie Kondo--he's just …

Buku yang bagus untuk para minimalis pemula

Setelah Marie Kondo dengan metode bersih-bersihnya menginspirasi saya, kini Fumio Sasaki menginspirasi saya untuk menjadi seorang minimalis.

Tips-tips serta filosofi minimalis yang diberikan pun menarik, bahkan saya langsung menerapkan beberapa diantaranya begitu saya selesai membaca buku ini.

Ini adalah buku yang rasanya dapat dibaca berkali-kali bagi para minimalist di luar sana (termasuk saya, tentunya).

reviewed Dagashi-ya Yahagi: Setting Up a Sweets Shop in Another World: Volume 3 by Bunzaburou Nagano (Dagashi-ya Yahagi: Setting Up a Sweets Shop in Another World, #3)

Bunzaburou Nagano: Dagashi-ya Yahagi: Setting Up a Sweets Shop in Another World: Volume 3 (EBook, 2025, J-Novel Club)

After Yusuke Yahagi convinces King Bartos to spare Chichi, the dagashi-ya is tasked with escorting …

Volume 3 review

Volume kali ini pun ringan dibaca. Yusuke pindah ke daerah baru bernama Luganda dan ia jugalah yang menjadi kepala daerahnya.

Yang saya suka dari volume ini adalah munculnya mainan Mini 4WD (atau di volume ini bernama Mani 4WD). Membaca bagian tersebut membuat saya kangen masa-masa main Mini 4WD saat saya masih kecil.

reviewed Dagashi-ya Yahagi: Setting Up a Sweets Shop in Another World: Volume 2 by Bunzaburou Nagano (Dagashi-ya Yahagi: Setting Up a Sweets Shop in Another World, #2)

Bunzaburou Nagano: Dagashi-ya Yahagi: Setting Up a Sweets Shop in Another World: Volume 2 (EBook, 2024, J-Novel Club)

With a new king on the throne and Michelle’s name off the wanted list, Yusuke …

Volume 2 review

Petualangan Yusuke menjual dagashi pun berlanjut.

Kisah Yusuke serta pacarnya, Michelle, bertualang, berjualan, serta bertemu karakter baru sangat ringan dibaca. Dagashi yang sudah muncul banyak di volume pertama pun makin bertambah pada volume ini (hingga saya sedikit kebingungan).